Rasanya ibu tidak percaya menulis surat ini untuk kalian. Seperti baru
kemarin ibu menimang kalian dalam gendongan, dan sekarang kalian sudah
dewasa.
Membesarkan kalian adalah masa terindah dalam hidup
ibu, sekalipun ibu harus melepas karir yang cukup menjanjikan saat itu.
Ibu lebih bahagia dengan pilihan menjadi ibu rumah tangga dan melihat
kalian tumbuh.
Tidak ada penyesalan sama sekali dengan keputusan itu.
Tibalah waktunya ibu harus membicarakan hal yang penting, yaitu masalah memilih jodoh untuk kalian.
Ibu tahu, selama ini banyak perempuan yang menyukai kalian, karena
kalian memang pria-pria yang berkualitas.Kalian harus bangga telah
dibesarkan dalam cinta, oleh orang tua yang hebat.
Tidak perlu panjang lebar, jika bicara soal memilih jodoh atau perempuan sebagai istri, contohlah ayah kalian.
Mengenai pilih-pilih perempuan, ibu sangat mengerti jika kalian
bingung, ada banyak perempuan cantik, cerdas, punya karakter, inner
beauty dan perempuan hebat lainnya. Yang manakah yang harus dipilih?
Ibu akan jawab dengan jujur, inner beauty memang penting, namun harus
dibungkus dengan kecantikan luar yang juga baik. Sebagai seorang pria,
kamu pasti ingin mengenalkan istrimu dengan bangga pada orang lain dan
keluarga, sehingga inner beauty juga harus dibarengi penampilan luar
yang juga baik. Jangan sampai kamu malu karena penampilan istrimu.
Mengenai status perempuan, dalam hal materi, dari dulu ibu tidak pernah
membatasi kalian boleh berteman dengan siapa, yang penting dia baik dan
sopan. Apapun status sosialnya, pastikan dia baik dan sopan.
Mungkin ibu sama seperti para ibu lain yang memiliki anak laki-laki, ibu
akan sangat cerewet. Bukan berarti ibu ingin mengatur masa depan
kalian, namun ibu ingin yang terbaik untuk kalian. Mungkin ibu tidak
bisa objektif saat menilai perempuan yang akan kalian kenalkan, namun
ibu berjanji untuk bersikap adil semampu ibu.
Dan jika boleh
menilai, tidak akan ada perempuan lain yang cukup pantas untuk
mendapatkan kalian. Mungkin ini berlebih, tapi setinggi itulah kebanggan
seorang ibu pada anak laki-lakinya. Kalian juga akan merasakannya jika
kelak memiliki seorang anak.
Satu hal penting, pilihlah istri
dengan bijak. Ketika kamu menikahinya, kamu menikahinya untuk seumur
hidup. Lalu seperti apa saat ayah kalian jatuh cinta dulu?
**
Pilihlah perempuan yang memiliki pesona kuat dalam dirinya, dan itu
tidak dibuat-buat. Dulu ibu berpikir bahwa ayah kalian tidak akan suka
dengan ibu, karena banyak perempuan lemah lembut dan feminin lainnya.
Nyatanya, ayah kalian jatuh cinta dengan ibu, karena ibu tidak takut memanjat pohon dan berkelahi saat masih muda dulu.
Ternyata yang dibutuhkan adalah chemistry, ketika kalian merasa nyaman
dan jatuh cinta dengan perempuan yang menjadi dirinya sendiri. Tanyakan
pada ayah kalian, ibu tidak pernah bosan mendengar ceritanya bagaimana
dia jatuh cinta dengan ibu.
***
Pilih perempuan yang bisa
menertawakan dirinya sendiri dan bisa melihat sisi lucu dari segala
sesuatu, bukan menertawakan orang lain. Pada akhirnya, cinta akan tumbuh
menjadi sesuatu yang stabil. Saat tidak ada lagi getaran dan detak
jantung berdebar ketika menatap matanya, perekat cinta yang paling awet
adalah tertawa. Saling tertawa dan tidak terlalu kaku mengarungi bahtera
rumah tangga. Kalian akan tetap merasakan cinta, kenyamanan dan
menikmati serunya hidup bersama.
***
Menikahlah dengan
perempuan yang memiliki prinsip dalam hidupnya, dan bagaimana dia
menghormati prinsip yang sudah dia buat. Kalian memang akan jadi
pemimpin dan kepala keluarga, namun dia tidak harus setuju dengan semua
pemikiran dan kemauan kalian. Untuk apa menikah dengan wanita yang
selalu setuju dan hanya bisa mengatakan "Ya".When two partners always
agree, one of them is not necessary.
***
Pilihlah perempuan
yang bijak menyikapi perbedaan, mau menghargai perbedaan selera dan
dalam hal apapun secara adil. Dia harus mampu berkompromi. Menikahlah
dengan wanita yang bicara jujur, ini untuk kebaikan kalian.
***
Yang terakhir, mungkin bukan yang paling penting.. namun.. menikahlah
dengan dengan perempuan yang menghormati kalian. Ibu akan sangat marah
jika ada orang yang menyakiti kalian atau berbuat kasar pada kalian,
terutama di depan umum. Jangan pernah membiarkan perempuan menyakiti
kalian.
Kenapa ibu menulis poin terakhir dengan tegas? Karena
ibu juga ingin kalian menghargai dan menghormati perempuan yang kalian
cintai. Sama besarnya seperti rasa hormat kalian pada ibu. Ingatlah,
cinta tanpa rasa hormat seperti mobil tanpa setir, tidak ada gunanya.
Surat ini sangat panjang dan terkesan cerewet, namun inilah bukti cinta
ibu untuk kalian, anak-anak yang sangat ibu banggakan. Semoga kalian
bisa mendapatkan perempuan terbaik, perempuan yang kalian cintai,
perempuan yang mau hidup senang dan susah bersama, hingga hanya maut
yang memisahkan.
Semoga isi surat ini menjadi
pencerahan bagi Anda, terutama para wanita. Seperti inilah kriteria
perempuan-perempuan yang diinginkan pria baik. Apakah Anda sudah siap
dipilih oleh pria baik? Maka perbaikilah diri Anda terlebih dahulu.
Andakah wanita itu??