Notification texts go here Contact Us Buy Now!

Ini Alasan Pintar Kenapa Anda Jomblo

Ini Alasan Pintar Kenapa Anda Jomblo

Tentu Anda kerap kesal ketika ditanya "kenapa kamu masih jomblo?". Memang, jomblo atau tidak itu merupakan pilihan pribadi. Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari belom ada yang cocok, malas pacaran, belom bisa move on atau alasan lain yang bisa Anda isi sendiri.

Apapun alasanmu, jangan sampai jomblo itu dianggap sebagai sebuah keterpurukan. Soalnya, kebahagiaan tidak selalu didapatkan dari seorang kekasih. Ini dia beberapa alasan yang bisa kamu pertimbangkan saat bertemu dengan pertanyaan “Kenapa kamu jomblo?

Jomblo itu pilihan

Being single is a choice. Dengan diselipkan kata “masih”, indikasinya adalah menjadi jomblo adalah sebuah kutukan. Padahal, menjadi jomblo itu salah satu pilihan sebelum kamu akhirnya memilih untuk berpacaran.

Jomblo bukan berarti kamu nggak laku

“Mencari cinta” atas dasar takut disangka “nggak laku” bisa bikin kamu kesulitan menghargai dirimu sendiri. Di saat jomblo, inilah waktumu mempersiapkan diri sepenuhnya. Ada yang bilang, kita musti bisa mencintai diri sendiri dulu baru bisa mencintai orang lain.  Jadi, ini dia masa paling pas buat menemukan, menjadi, dan mencintai dirimu sendiri seutuhnya.

Masa jomblo bikin kamu punya waktu untuk diri sendiri

Seringkali sendiri dan merasa kesepian menjerumuskan Anda ke dalam hubungan yang salah. Banyak orang yang terjebak di dalam kata “masih” sehingga menjadi terburu-buru dalam menjalani hubungan. Ujung-ujungnya, bukannya bahagia malah jadi ceroboh. Masuk ke sebuah hubungan yang salah justru bisa berakibat lebih buruk. Di masa jomblo, Anda bisa punya waktu untuk diri sendiri dan menentukan yang terbaik.

Menampik ilusi pangeran berkuda putih

Ingat, pangeran berkuda putih hanya ada di dunia fantasi. Daripada mengisi diri dengan ilusi, lebih baik mengisi waktu dengan mempelajari keterampilan baru atau bertemu dengan teman-teman baru. Saat-saat jomblo adalah saat paling tepat untuk berpetualang dalam pencarian menuju pusat diri. (ren)


Klik Arsip

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.