Kecelakaan konyol sering terjadi karena keteledoran dalam menggunakan peranti elektronik. Kali ini yang menjadi korban adalah seorang wanita Australia yang tewas tersengat listrik saat menghubungkan charger USB.
Sheryl Aldeguer (28 tahun), ditemukan tewas di kamarnya pada Jumat, 27 Juni 2014 dengan dugaan karena penggunaan kabel charger USB yang tidak memenuhi standar.
Pemerintah Australia sendiri sebenarnya telah menetapkan standar keamanan sebuah charger dengan memberinya label sertifikasi. Sementara perkakas dan aksesoris yang tidak memiliki sertifikasi biasanya dijual murah di Australia.
Fair Trading Agency (agensi Australia yang mengatur perdagangan) juga telah menerbitkan himbauan agar warga Australia menggunakan charger, adaptor listrik, dan soket listrik yang telah memenuhi standar.
Himbauan tersebut muncul setelah kasus ditemukannya seorang wanita muda yang tewas saat mengenakan headphone dan memeluk laptopnya, dengan luka bakar di telinga dan dada, pada April 2014.
Selain menyarankan untuk menggunakan perkakas listrik yang memiliki sertifikasi standar, pemerintah Australia juga mengimbau agar tidak menggunakan alat elektronik saat sedang diisi ulang dayanya.
Aksesoris abal-abal memang banyak diminati, karena lebih terjangkau. Namun dalam memilih aksesoris tersebut, hendaknya kita juga memikirkan faktor keselamatan.(SMH)
Sheryl Aldeguer (28 tahun), ditemukan tewas di kamarnya pada Jumat, 27 Juni 2014 dengan dugaan karena penggunaan kabel charger USB yang tidak memenuhi standar.
Pemerintah Australia sendiri sebenarnya telah menetapkan standar keamanan sebuah charger dengan memberinya label sertifikasi. Sementara perkakas dan aksesoris yang tidak memiliki sertifikasi biasanya dijual murah di Australia.
Fair Trading Agency (agensi Australia yang mengatur perdagangan) juga telah menerbitkan himbauan agar warga Australia menggunakan charger, adaptor listrik, dan soket listrik yang telah memenuhi standar.
Himbauan tersebut muncul setelah kasus ditemukannya seorang wanita muda yang tewas saat mengenakan headphone dan memeluk laptopnya, dengan luka bakar di telinga dan dada, pada April 2014.
Selain menyarankan untuk menggunakan perkakas listrik yang memiliki sertifikasi standar, pemerintah Australia juga mengimbau agar tidak menggunakan alat elektronik saat sedang diisi ulang dayanya.
Aksesoris abal-abal memang banyak diminati, karena lebih terjangkau. Namun dalam memilih aksesoris tersebut, hendaknya kita juga memikirkan faktor keselamatan.(SMH)
